Kisah kami
Tempat yang hening untuk memulai lagi
Untuk siapa pun yang baru mengenal imannya, atau sedang mencari jalan kembali kepadanya.
The Practice Journal berawal sebagai jurnal Sikh: sembilan puluh pagi untuk merenung, pertama kali dicetak sebagai buku bersampul keras lalu dijadikan aplikasi iPhone.
Kami membuatnya untuk orang-orang yang baru mengenal imannya, atau kembali kepadanya setelah lama menjauh, dan yang ingin punya tempat hening untuk memulai tanpa merasa harus sudah tahu segalanya. Kebutuhan itu tidak hanya dirasakan umat Sikh.
Karena itu, kini jurnal ini juga mencakup Buddha, Kristen, Hindu, Islam, dan Yahudi bersama Sikhi, masing-masing dengan suara dan kata-katanya sendiri. Hasilnya bukan buku untuk sekadar dibaca, melainkan praktik untuk dijalani: beberapa menit yang hening setiap hari.
Yang kami pegang
Prinsip kami
Menggambarkan, bukan menghakimi
Setiap tradisi digambarkan sebagaimana ia memahami dirinya sendiri. Kami tidak memeringkat tradisi, tidak memutuskan perdebatan di dalamnya, dan tidak berbicara atas nama otoritas keagamaan mana pun.
Setiap kata dijelaskan
Istilah, masa istimewa, dan praktik dijelaskan dengan kata-kata sederhana saat pertama kali muncul. Tidak ada yang menganggap Anda tumbuh bersamanya.
Ditinjau sebelum dirilis
Sebuah perjalanan baru dirilis setelah ditinjau oleh orang-orang yang memahami dan menjalankan tradisinya.
Pribadi sejak awal
Tulisan Anda tetap di ponsel Anda. Tanpa iklan dan tanpa langganan: Anda membeli yang Anda inginkan, sekali saja.
The Practice Journal adalah karya independen. Kami tidak berafiliasi dengan atau didukung oleh organisasi keagamaan mana pun.
Siap memulai?
Pagi pertama Anda telah menanti
Pilih sebuah tradisi dan baca hari pertama secara gratis.
Pilih tradisi